Malili – Bawaslu Kabupaten Luwu Timur melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi yang dikemas dalam format Podcast Mangkalinga. Pada episode perdana ini, kegiatan dipandu oleh Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas (HP2H) yang dikomandoi oleh Sulkifli yang akrab disapa Sul Songko Lotong, Jumat (13/3/2026).
Dalam episode tersebut, Podcast Mangkalinga mengangkat topik “Refleksi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) menuju Pemilu 2029 yang Inklusif” dengan menghadirkan narasumber Anggota KPU Kabupaten Luwu Timur Divisi Data dan Informasi, Hamdan, S.Sos.
Dalam perbincangan tersebut, berbagai hal penting dibahas, mulai dari manfaat, tujuan, hingga tantangan dalam pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB).
Hamdan menjelaskan bahwa pelaksanaan PDPB merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas data pemilih secara berkelanjutan sebagaimana diatur dalam PKPU Nomor 1 Tahun 2025.
Salah satu contoh kasus yang diurai dalam diskusi tersebut berkaitan dengan pemilih yang meninggal dunia (TMS). Untuk memastikan status tersebut, KPU melakukan koordinasi dengan Bawaslu dan turun langsung ke lapangan melalui mekanisme coklit terbatas guna memastikan kebenaran informasi.
Proses verifikasi dilakukan dengan menelusuri dokumen resmi seperti akta kematian. Apabila secara de jure terbukti bahwa yang bersangkutan telah meninggal dunia, maka pemilih tersebut dapat ditetapkan sebagai Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan dicoret dari daftar pemilih.
Melalui Podcast Mangkalinga ini, Bawaslu Luwu Timur berharap dapat menghadirkan ruang dialog publik yang edukatif sekaligus menjadi sarana pendidikan politik bagi masyarakat.
Selain itu, podcast ini juga diharapkan dapat mendorong partisipasi publik dalam menjaga keakuratan dan kemurnian data pemilih.
“Semoga melalui saluran informasi podcast ini dapat menjadi media pembelajaran bersama untuk terus bergerak memastikan keakuratan data pemilih, sekaligus menjadi sarana pendidikan politik yang inklusif,” ungkap Sulkifli.
Ruang podcast ini akan terus mengudara dengan Narasumber yang Kompeten berbasis isu-isu yang stategis tentang demokrasi. Pun Demikianlah mari kita menjaga sekaligus mengawasi kemurnian data pemilih dengan berpartisipasi aktif demi terwujudnya demokrasi yang bermartabat.












