Sekolah Lapang Pangan Berkelanjutan, PT CLM Targetkan Produksi 100 Ton Jagung

  • Bagikan

LUWU TIMUR — PT Citra Lampia Mandiri (CLM) bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu Timur menggelar kegiatan ‘Sekolah Lapang Pangan Berkelanjutan’ yang berlangsung di Kantor Camat Malili, Senin (29/12/2025).

Kegiatan ini dihadiri perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Luwu Timur, Ismaniar, serta perwakilan Camat Malili, Irawati.

Turut hadir para kepala desa dari wilayah pemberdayaan PT CLM, penyuluh pertanian, dan kelompok tani jagung binaan perusahaan.

Manajemen PT CLM melalui Fauzi Lukman menyampaikan bahwa pada Januari 2026 mendatang, perusahaan akan bekerja sama dengan Dinas Pertanian Luwu Timur dan petani pemberdayaan untuk melakukan penanaman jagung hibrida di lima desa, yakni Desa Harapan, Pongkeru, Pasi-pasi, Laskap, dan Puncak Indah.

Dari lima desa tersebut, total lahan yang disiapkan mencapai 20 hektare, dengan target produksi sebesar 100 ton jagung per sekali panen. Program penanaman dijadwalkan mulai dilaksanakan pada Januari 2026.

Ini merupakan bentuk dukungan PT CLM terhadap program ketahanan pangan dan kemandirian pangan pemerintah melalui implementasi Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), khususnya di bidang pertanian,” ujar Fauzi.

Ia menambahkan, dalam pelaksanaan program ini PT CLM akan memfasilitasi petani mulai dari pembersihan lahan, penyediaan bibit dan pupuk, hingga proses panen. Selain itu, petani juga akan mendapat pendampingan penyuluh pertanian serta pembekalan dan edukasi melalui Sekolah Lapang Pangan Berkelanjutan.

Sementara itu, Camat Malili yang diwakili Irawati mengapresiasi inisiatif PT CLM dalam mendukung program ketahanan dan kemandirian pangan di daerah.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah pembelajaran yang tepat bagi petani, apalagi menghadirkan pemateri yang mumpuni,” katanya.

Apresiasi serupa disampaikan Kepala Dinas Pertanian Luwu Timur yang diwakili Ismaniar. Ia berharap program tersebut dapat segera ditindaklanjuti di lapangan.(*)

“Semoga para peserta dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan baik. Setelah ini, kami akan segera melakukan peninjauan lokasi penanaman jagung dan menjadwalkan waktu pelaksanaannya,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *